Kristi Eka Arummi

MASA DEPAN ADALAH MILIK MEREKA YANG PERCAYA PADA KEINDAHAN MIMPI-MIMPI MEREKA...

"The Future Belongs To Those Who Believe In The Beauty Of Their Dreams"

WELCOME TO KITTIW BLOG

Sabtu, 21 April 2012

KUIS IV (KONSEP ELASTISITAS)

KUIS IV (KONSEP ELASTISITAS)
MATKUL : TEORI ORGANISASI UMUM 2


SOAL :

1. Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?

 jawab :


 Dalam ilmu ekonomi, elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

2.   Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?

    jawab :
    
      Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih dalam oleh perusahaan,agar sebuah perusahaan bisa memantau perubahan harga dengan baik dan bisa melihat sejauh mana reaksi konsumen terhadap perubahan harga tersebut.

     3. Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?

     jawab :

     Elastisitas Harga Permintaan (the price elasticity of demand)

Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan/ respon jumlah permintaan akibat perubahan harga barang tersebut atau dengan kata lain merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.

Elastisitas Harga Penawaran (The Price Elasticity of Suply)

Sama hal dengan perhatian elastisitas harga pada permintaan, maka pengertian elastisitas harga pada penawaran, diartikan sebagai suatu alat untuk mengukur respon produsen terhadap perobahan harga, penghitungan elastisitas harga penawaran sama dengan penghitungan pada elastisitas harga permintaan, hanya saja perbedaan pengertian jumlah barang diminta diganti dengan jumlah barang yang ditawarkan.

Elastisitas Silang (The Cross Price Elasticity of demand)

Elatisitas silang adalah elatisitas yang mengukur tingkat kepekaan perubahan jumlah barang tertentu yang diminta (missal barang x) akibat perubahan harga barang lain.Elatisitas silang berlaku bagi barang-barang subtitusi maupun barang – barang komplementer.

 Elastisitas Pendapatan (The Income Elasticity of Demand) 

Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan konsumer akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas pendapatan.

4. Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?

jawab :


Factor – factor yang mempengaruhi elastisitas harga :
·         Tingkat subtitusi : makin sulit mencari subtitusi suatu barang,permintaan makin      inelastic
·         Jumlah pemakai : makin banyak jumlah pemakai akan suatu barang makin inelastic
·         Proporsi kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen : bila proporsi tersebut besar,maka permintaan cenderung lebih elatisitas
·         Jangka  waktu : jangka waktu permintaan atas suatu barang juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas harga


5. Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?

jawab :


Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusikemakmuran.
Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahamidampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat mengetahuidampak kenaikan pajak atau subsidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, danindikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan daerahterhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu.
Dengan kegunaannyatersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan prioritasdan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi kemajuan daerah. Elastisitas dapat mengukur seberapa besar perubahan suatu variabel terhadap perubahan variabel lain.

KUIS III (PERILAKU KONSUMEN)

KUIS III (PERILAKU KONSUMEN)
MATKUL : TEORI ORGANISASI UMUM 2




SOAL :
1. Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?

   
 jawab : 




      Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa. Konsumen diasumsikan memiliki informasi atau pengetahuan yang sempurna berkaitan dengan keputusan konsumsinya. Mereka tahu persis kualitas barang, kapasitas produksi, teknologi yang digunakan dan harga barang di pasar.

F   2. Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
J      
       jawab :

      Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk,Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset pasar

     3. Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
   
       jawab :
      
      Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.


Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.

Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.

Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.



4. Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?


jawab :


  •       Faktor Sosial : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
  •    Faktor Personal : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
  •    Faktor Psikologi : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
  •    Faktor Kebudayaan :  Subkultur dan Kelas Sosial.


5.    Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

jawab :

      Sebaiknya konsumen tidak mudah terpengaruh keinginan sesaat, telitilah sebeum membeli, apakah barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau keinginan dan apakah bermanfaat untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang kurang perlu untuk mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen yang konsumtif.

KUIS II (PERMINTAAN DAN PENAWARAN)

KUIS II (PERMINTAAN DAN PENAWARAN)
MATKUL : TEORI ORGANISASI UMUM 2




SOAL :

1. Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
   
 jawab : 

 Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.    Sedangkan pengertian Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan           adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.


2.    Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?

      jawab :

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal. 

3.Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hokum permintaan dan penawaran ?

       jawab: 


                 Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan
  • ·         Harga barang itu sendiri                               
  • ·         Harga  barang lain yang terkait
  • ·         Tingkat pendapatan
  • ·         Selera atau kebiasaan
  • ·         Jumlah penduduk
  • ·         Perkiraan harga di masa depan
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran
  • ·         Harga barang itu sendiri
  • ·         Harga barang yang terkait
  • ·         Harga factor produksi
  • ·         Biaya produksi
  • ·         Teknologi produksi
  • ·         Jumlah pedagang
  • ·         Kebijakan pemerintah



4. Faktor apa saja yang dapat menggeser hokum permintaan dan penawaran ? jelaskan !

jawab :


1.      Faktor yang menggeser Hukum Permintaan,yaitu perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus.
Faktor yang menggeser Hukum Penawaran adalah ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi,harga barang yang terkait,biaya produksi dan harga input.

5. Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri ) !

jawab :






KUIS I (RUANG LINGKUP EKONOMI)

KUIS I (RUANG LINGKUP EKONOMI)
MATKUL : TEORI ORGANISASI UMUM 2

SOAL

1. Jelaskan tentang definsi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ?
   
 jawab : 


    Definisi Ekonomi menurut para ahli..


Secara umum, bisa dibilang bahwa ekonomi adalah sebuah bidang kajian tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau distribusi.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli:

* ADAMSMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara
* MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan

* ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien

* HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya

* PAUL A. SAMUELSON
Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat

Definisi Ekonomi dalam Islam menurut Para Ahli
* S.M. Hasanuzzaman 
ilmu ekonomi islam adalah pengetahuan dan aplikasi ajaran-ajaran dan aturan-aturan syariah yang mencegah ketidak adilan dalam pencarian dan pengeluaran sumber-sumber daya, guna memberikan kepuasan bagi manusia dan memungkinkan mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka terhadap Allah dan masyarakat
* M.A. Mannan
ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu pengetahuan social yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang memiliki nilai-nilai Islam
* Khursid Ahmad
ilmu ekonomi Islam adalah “suatu upaya sistematis untuk mencoba memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungannya dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang Islam

* M.N. Siddiqi
ilmu ekonomi Islam adalah respon “para pemikir muslim terhadap tantangan-tantangan ekonomi zaman mereka. Dalam upaya ini mereka dibantu oleh Al Qur’an dan As Sunnah maupun akal dan pengalaman
* M. Akram Khan
ilmu ekonomi Islam bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah) yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi
* Louis Cantori
ilmu ekonomi Islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak ekses individualisme dalam ilmu ekonomi klasik


         2.      Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan ! 

        jawab :

    Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia dihadapkan pada berbagai masalah. Hal ini dimungkinkan karena jumlah dan macam kebutuhan manusia tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.
 Masalah ekonomi bagi produsen

Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen
a. Barang apa yang harus diproduksi (what)
b. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why)
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)

Masalah ekonomi yang dihadapi konsumen

Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumenakan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan / penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.


3. Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?

jawab :

.         - Distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah for whom secara adil.

- Ketidaksempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga what dan how tidak terpecahkan secara baik.

- Barang-barang kolektif, barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan oleh what. Misalnya keamanan masyarakat.

- Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan masalah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.

- Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.


4                4. Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?
jawab :

Sistem Ekonomi adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasi sumber daya yang dimiliki, baik kepada individu maupun organisasi. Perbedaan antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia ada di antara kedua sistem tersebut.


5. Jelakan system ekonomi yang berkembang saat ini ?

jawab :

         System ekonomi yang berkembang saat ini dikenal dengan System Ekonomi Modern Tokohnya John Maynard Keynes (1935). Pemikiran ini muncul sebagai alternative atas kelemahan system ekonomi klasik tersebut diatas.Sistem ini yaitu campuran antara Sistem Liberal dan Sistem Sosialis.









Senin, 09 Januari 2012

STUDI KASUS -Masalah Kebebasan Beragama

Meskipun setiap orang ingin bebas dan selalu mendambakan sebuah kebebasan termasuk kebebasan beragama (religious freedom) akan tetapi, ironisnya tidak semua orang mau memberikan kebebasanitu kepada orang lain. Dalam konteks Islam misalnya, walaupun kebebasan beragama dan sikap beragama yang inklusif-pluralis adalah sesuatu yang inheren dalam agama ini, tidak semua kaum Muslim bersedia menjalankan ajaran agama Islam yang sangat fundamental ini.
Bahkan bagi kelompok Islam militant-puritan tertentu membersihkan kelompok keagamaan dan keislaman di luar mainstream dianggap sebagai bagian dari misi suci atau jihad yang berpahala. Realitas inilah antara lain, yang menyebabkan terjadinya konflik dan kekerasan antara sebagian kaum Muslim dengan umat lain sehingga menjadikan indeks toleransi dan kebebasan beragama di Negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim sangat rendah dan memprihatinkan.

http://ariefhikmah.com/kisah/masalah-kebebasan-beragama-dan-sikap-anti-amerika/

Solusi :

Kebebasan beragama merupakan hak bagi setiap orang. Setiap orang berhak menganut atau memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Setiap agama mengajarkan umatnya untuk saling menghormati dan menghargai antar umat berbeda agama agar tidak adanya konflik yang terjadi.
Perbedaan kebhinekaan Nusantara tidaklah diciptakan dalam satu waktu saja. Proses perjalanan manusia di muka bumi Indonesia dengan wilayah yang luas menciptakan keberagaman suku dan etnis manusia. Maka lahirlah pula sekian puluh kepercayaan dan agama yang berkembang di setiap suku-suku Indonesia. Kerukunan dalam umat beragama sangat diperlukan dengan tujuan agar masyarakat Indonesia bias hidup dalam kebersamaan sekalipun banyak perbedaan.

Kamis, 05 Januari 2012

SISTEM BERKAS (File System)


Definisi Sistem Berkas
Sekelompok elemen dan prosedur yang saling berhubungan dan saling bekerja sama dalam pencapaian suatu tujuan tertentu Berkas : sekumpulan data (informasi) yang berhubungan yang diberi nama dan tersimpan di dalam media penyimpanan sekunder ( secondary storage ) Sistem Berkas : suatu metode pengolahan berkas di dalam secondary storage. Metoda untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan.
Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh dan turunan UNIX memiliki Sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS,  HFS dan HFS+, ext2, ext3, ISO 9660, ODS-5, dan UDF. Beberapa sistem berkas antara lain juga journaling file system atau versioning file system.
Sistem berkas juga menentukan konvensi penamaan berkas dan peletakan berkas pada stuktur direktori.
 Secondary Storage Bersifat non-volatile (informasi yang tersimpan di dalamnya tak akan hilang meski tiada arus listrik) Terdapat 3 tipe yang banyak dikenal, yaitu : Berbentuk disc Magnetic disc : harddisk, floppy disk (disket) Optical disc : CD, DVD Berbentuk card USB drive, Multimedia Card (MMC), SDCard Berbentuk tape (pita magnetis) Kaset, Tape Cartridge

Dasar (Alasan) Pengembangan Kebutuhan untuk menyimpan informasi dengan ukuran yang besar Informasi harus tetap ada (tersimpan) ketika sistem (proses) terhenti Informasi harus dapat diakses oleh lebih dari satu proses secara bersamaan

 Jenis Berkas Berkas Teks Menyimpan informasi dalam bentuk baris-baris Setiap baris dipisahkan oleh tanda eoln atau end of line yang terdiri dari salah satu atau gabungan dari karakter khusus carriage return (ASCII 13) dan line feed (ASCII 10) Biasanya dapat dibaca isinya ketika dibuka menggunakan text editor semacam Notepad Macamnya : Text File : berisi sembarang teks Source File : berisi kode sumber program atau script

 Jenis Berkas Berkas Biner Menyimpan data sembarang dan tidak dipisah-pisahkan dalam baris Bisa berisi data dan kode program dalam bahasa mesin Jika dibuka menggunakan text editor semacam Notepad, akan muncul huruf-huruf yang tak terbaca Macamnya : Object File : berisi byte-byte yang diatur dalam blok-blok yang dapat dipahami system linker Executable File : berisi kode mesin yang langsung dapat dimuat ke dalam memory dan dijalankan oleh loader Data File : berisi data semacam gambar, suara, video, dll

 Atribut Berkas Nama Merupakan satu-satunya informasi yang tersimpan dalam format yang dapat dibaca langsung oleh user Pengenal ( Identifier ) Tanda unik (biasanya dalam bentuk angka) yang digunakan oleh sistem untuk mengenali suatu berkas dan tidak terbaca oleh user

 Atribut Berkas Jenis Informasi yang dibutuhkan oleh sistem untuk menandai aplikasi yang digunakan untuk menampilkan isi berkas Ada 2 macam : ditangani oleh sistem Portabilitas dan fleksibilitas rendah, tingkat keamanan tinggi Tersimpan terpisah dari berkas ditangani oleh user Portable dan fleksibel, tingkat keamanan rendah Contohnya menggunakan ekstensi

 Atribut Berkas Lokasi Menandakan lokasi atau posisi dari berkas Dibedakan menjadi 2 macam : Lokasi berkas secara fisik, dilihat pada storage Lokasi berkas secara logik, dilihat pada struktur direktori Ukuran Menandakan ukuran dari suatu berkas Bisa jadi mengandung ukuran maksimal yang diperbolehkan Ada 2 macam : Dalam Byte atau Word : ukuran data sebenarnya Dalam Blok : ukuran yang dibutuhkan untuk menyimpan

 Atribut Berkas Proteksi Informasi yang mengatur keamanan berkas Ada 2 macam : Kepemilikan atau ownership Hak akses : read , write , execute , list , copy , dll Waktu dan Identifikasi Pengguna Waktu pembuatan dan siapa yang membuat Waktu modifikasi terakhir dan siapa yang melakukan Waktu pengaksesan terakhir dan siapa yang melakukan

 Nama Berkas Aturan Penamaan Berkas pada MS-DOS Maksimal terdiri dari 8 huruf ditambah maksimal 3 huruf untuk ekstensi Tidak boleh mengandung spasi Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus yang dipakai oleh sistem, seperti : * ? + : dll Aturan pada Windows Maksimal terdiri dari 255 huruf termasuk ekstensi Boleh mengandung spasi Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus

 Ekstensi Berkas Pengertian : Penandaan jenis berkas lewat nama berkas Ekstensi biasanya ditulis setelah nama berkas dipisahkan dengan sebuah tanda titik Pada sistem yang lama (MS-DOS) ekstensi hanya diperbolehkan maksimal 3 huruf, contohnya : exe, bat, com, txt Batasan itu dihilangkan pada sistem yang lebih baru (Windows), contohnya : mpeg, java Pada UNIX bahkan dikenal ada file yang memiliki lebih dari satu ekstensi, contohnya : tar.Z, tar.gz

Contoh Ekstensi Berisi data citra atau gambar bitmap (gambar digital) bmp, jpg, tiff, png, pcx, gif Bitmap Berisi teks txt, ini, inf Text Berisi data dokumen (format word processor ) doc, wri, rtf Document Pustaka rutin untuk programmer lib, so, dll, ocx Library Berkas yang dipersiapkan untuk pencetakan pdf, ps Printing Berisi kode-kode untuk memerintah commmand interpreter ( shell ) bat, sh, wsc Batch Berisi kode-kode program dalam bahasa pemrograman tertentu c, cpp, pas, bas, php, java Source Code Berisi bahasa mesin yang belum dapat langsung dieksekusi obj, dcu, o Object Berisi bahasa mesin yang dapat langsung dibaca oleh mesin exe, com, bin Executable Fungsi Ekstensi Jenis

 Header Berkas Setiap berkas yang memiliki format tertentu hampir dapat dipastikan akan menyimpan informasi tentang jenis formatnya Informasi tersebut biasanya disimpan di awal berkas (sebelum data) yang dinamakan header Header berkas ini juga dapat digunakan sebagai penanda jenis berkas Aplikasi tertentu menggunakan informasi ini untuk mengecek jenis berkas, contohnya : ACDSee Contoh : File exe pasti diawali dengan string MZ File jpeg memiliki string JFIF pada headernya

Operasi Berkas Fungsi dari berkas adalah untuk menyimpan data dan mengizinkan kita membacanya Dalam proses ini ada beberapa operasi yang dapat dilakukan berkas Operasi Dasar : Membuat Berkas ( create ) Menulis Berkas ( write ) Membaca Berkas ( read ) Memposisikan Sebuah Berkas ( reposition / seek ) Menghapus Berkas ( delete ) Menghapus Sebagian Isi Berkas ( truncate )

Operasi Berkas Operasi Turunan, merupakan operasi yang menggabungkan beberapa operasi dasar Contohnya : Menyalin Sebuah Berkas ( copy ) create , untuk membuat berkas baru read , untuk membaca berkas lama write , untuk menulis berkas baru Memindahkan Suatu Berkas ( move ) copy , terdiri dari create , read dan write delete , untuk menghapus berkas lama
 Struktur Berkas Sebagai urutan byte-byte yang tidak terstruktur Sistem tidak tahu dan tak peduli dengan isi dari berkas Menawarkan fleksibilitas maksimum Sebagai sebuah record sequence Berkas dianggap sebagai suatu urutan dari rekaman-rekaman yang memiliki panjang tertentu Sebagai sebuah tree Berkas dianggap sebagai suatu struktur tree yang terdiri atas rekaman-rekaman yang tidak perlu sama panjangnya Masing-masing rekaman memiliki field kunci untuk menentukan posisinya dalam berkas